Rabu, 08 Desember 2021

MODUL VIII: Rokok, Alkohol, dan Penyalahgunaan obat-obatan

 

TOPIK 1: ROKOK

APA MANFAAT DAN KEBURUKAN MEROKOK?

Sebagaimana halnya berbagai aktivitas, merokok memiliki manfaat sekaligus keburukan. Namun, keburukannya lebih banyak daripada manfaatnya. 

Manfaatnya

Mengurangi stres, tekanan, atau perasaan yang kurang enak, sehingga secara tidak langsung menyebabkan remaja menjadi lebih berani

Menimbulkan perasaan nikmat

Mempererat pergaulan antar-teman, terutama jika semua sahabat merokok

Meningkatkan keberanian dan perasaan “jantan”, “jagoan”, atau “macho”

Mengurangi nafsu makan sehingga bisa mencegah kege￾mukan

Keburukannya

Rokok mengandung sekitar 700 jenis racun yang berbahaya bagi kesehatan. Antara lain, yang telah dikenal luas, adalah karbon monoksida (CO) yang bisa mematikan dan nikotin yang mendorong pengapuran jantung serta pembuluh darah. Selain itu, ada tar yang dapat menyumbat serta mengurangi fungsi saluran pernapsan dan menyebabkan kanker serta berbagai bahan kimia yang dapat menimbulkan keracunan pada hati dan otak.

Rokok bisa mengurangi konsentrasi, misalnya sewaktu mengemudi, berpikir, dll.

Rokok menurunkan kebugaran tubuh

Rokok bukan hanya meracuni perokok sendiri, tapi juga orang di sekitarnya (sebagai perokok pasif ) dengan bahaya yang sama

Rokok menimbulkan ketergantungan dan perasaan “kehilangan sesuatu” jika tidak ada, yang berakibat pada penurunan prestasi belajar dan bekerja.

Rokok memboroskan

Sekarang rokok bukan lagi tanda “jagoan”, tapi justru cenderung tanda kampungan

Rokok bisa menyulut kebakaran yang dapat merusak harta benda

FAKTOR-FAKTOR APAKAH YANG MENDORONG REMAJA MULAI DAN TERUS MEROKOK?

Hal-hal berikut ini, sendiri-sendiri atau bersama-sama, bisa mendorong remaja mulai merokok dan terus merokok.

Rasa ingin tahu sampai menjadi ketergantungan

Untuk meningkatnya kejantanan dan kelaki-lakian

Hasrat berkelompok dengan kawan senasib dan sebaya

Adanya stres atau konflik batin ataupun masalah yang sulit diselesaikan

Dorongan dari lingkungan sosial yang “mendesak” remaja untuk merokok; kalau tidak merokok kadang dianggap tak solider dengan lingkungan sosial

Ketidaktahuan akan bahaya merokok

BAGAIMANA REMAJA MENGHENTIKAN KEBIASAAN MEROKOK?

Beberapa hal dapat kita lakukan untuk menghentikan kebiasaan merokok secara bertahap.

Yakin dan optimistis bahwa kita bisa berhenti merokok

Tanamkan rasa benci pada rokok (hindari rokok)

Kurangi kumpul-kumpul tanpa tujuan dengan perokok

Menjaga makanan sehari-hari

Cukup olahraga, tidur, dan istirahat

Jangan menahan lapar lama-lama

Menghindari makanan yang banyak sekali bumbu dan menjauhi alkohol

Jika ada keinginan merokok, alihkan perhatian pada hal lain seperti makan permen karet atau permen lain yang bisa digunakan sebagai pengganti rokok sementara

Berniat serius berhenti merokok dan berserah diri pada Allah

Yang terpenting dari kesemuanya adalah pengendalian diridan percaya diri, remaja yang berhasil ialah mereka yang mandiri, tidak bergantung pada hal-hal lain di luar diri sendiri, apalagi hanya rokok.


TOPIK 2 : ALKOHOL

APAKAH ALKOHOL DAN MINUMAN KERAS (MIRAS) ITU?

Alkohol merupakan cairan yang bening, tak berwarna, mudah menguap, dan mudah terbakar. Diperoleh dari hasil fermentasi karbohidrat. Alkohol mudah dimetabolisme oleh tubuh, sehingga cepat memenuhi kebutuhan kalori. Sementara itu, minuman keras (MIRAS) adalah minuman yang secara sengaja diberi alkohol.

APA MANFAAT DAN KEBURUKAN ALKOHOL BAGI MANUSIA?

Alkohol memiliki beberapa manfaat.

Dalam kehidupan sehari-hari, alkohol berperanan penting sebagai campuran makanan dan minuman, desinfektan (pensuci hama), bahan bakar, serta bahan dasar berbagai obat dan kosmetik.

Setelah minum alkohol, badan terasa hangat, terutama untuk daerah-daerah berhawa dingin.

Alkohol dapat menurunkan kesadaran, sehingga bisa mengurangi stres.

Minum miras sering dianggap tanda kejantanan, kedewasaan, dan kehidupan modern termasuk juga di kalangan remaja.

Namun, alkohol lebih banyak keburukan daripada manfaatnya.

Segera setelah diminum, alkohol menurunkan kesadaran, sehingga menimbulkan penurunan kemampuan untuk berbuat baik, belajar, dan bekerja. Jika berkendara, peminum mudah celaka karena konsentrasinya menurun akibat alkohol.

Menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. 

  • Gangguan metabolisme yang bisa berdampak pada kelainan jantung sampai gagal jantung
  • Hambatan pembentukan trombosit, merusak sungsum tulang, sehingga bisa menyebabkan pendarahan, anemia, dan kekurangan sel darah putih
  • Bisa merusak hati, dalam jangka panjang mengakibatkan kegagalan fungsi hati dan kanker
  • Meningkatkan kerentanan infeksi karena kerusakan saluran pernapasan, hati, atau kurang makan
  • Dapat menyebabkan kerusakan susunan saraf

Alkohol juga dapat menimbulkan ketergantungan fisik (mendapatkan rasa nyaman). 

Dalam jangka panjang, alkohol membuat orang ketergantungan secara psikis (jiwa). Ini karena minuman itu bisa menimbulkan rasa gembira dan optimistis yang semu secara berlebihan. Akhirnya, peminum makin lama menjadi semakin sering mabuk. 

FAKTOR-FAKTOR APA YANG MENDORONG REMAJA TERJERUMUS DALAM KETERGANTUNGAN ALKOHOL/MIRAS

Pengenalan pada alkohol atau miras hampir sama kejadiannya dengan pengenalan pada rokok.

Rasa ingin tahu sampai menjadi ketergantungan

Untuk meningkatnya kejagoan, kelaki-lakian, dan modernisasi 

Hasrat berkelompok dengan teman senasib dan sebaya

Adanya stres atau konflik batin ataupun masalah yang sulit diselesaikan

Keinginan dianggap perkasa/jantan dan disegani

Dorongan dari lingkungan sosial yang “mendesak” remaja untuk mencoba minum miras; kalau tidak, mereka dianggap tak solider dengan lingkungan sosial

BAGAIMANA MENGHINDARKAN DIRI DARI ALKOHOL/MIRAS?

Jika sudah telanjur kenal dengan miras, para remaja sebaiknya melakukan usaha pengendalian diri dan percaya diri bahwa mereka yang berhasil menghentikan miras adalah orang yang mandiri, tidak bergantung pada hal-hal lain di luar diri sendiri, apalagi hanya alkohol. Akhirnya, mereka bisa berkembang menjadi remaja berprestasi


TOPIK 3: PENYALAHGUNAAN OBAT

APAKAH OBAT ITU ?

Obat adalah racun yang dibuat dari bahan kimia. Racun tersebut dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui kulit (obat luar), mulut (oral), dubur (anal), vagina, dan semua lubang tubuh yang ada. Ada juga yang disuntikkan ke dalam otot atau pembuluh darah. Apabila digunakan dengan alasan tepat dalam dosis yang pas, obat akan bermanfaat.

Namun, jika disalahgunakan, artinya dikonsumsi tanpa alasan yang jelas dan dalam dosis yang berlebihan, obat akan meracuni tubuh. Obat ini bisa menimbulkan ketergantungan, merusak organ tubuh, dan bahkan dapat berakibat pada kematian. 

Ada empat golongan obat berdasarkan bahaya dan cara mendapatkannya.

Obat bebas; yang dapat dibeli dan diminum secara bebas

Obat bebas terbatas; hanya dapat diperoleh dengan resep dokter

Obat berbahaya; seperti obat anti-depresansia (penekan kesedihan), stimulansia (perangsang), dan halusinogen (pembentuk mimpi palsu yang indah). Pil BK, Mandrax (Mx), ekstasi, dll. termasuk ke dalam golongan obat berbahaya ini.

Narkotika seperti candu, ganja, heroin, kokain, morfin, dan turunannya.

Dalam kenyataannya, di beberapa kota besar, obat bebas terbatas, obat berbahaya, dan narkotika kadang bisa dibeli secara bebas. Bahkan, obat ini terkadang ditawarkan secara langsung oleh penjual kepada remaja secara gelap atau sembunyi-sembunyi.

APA ALASAN REMAJA MENYALAHGUNAKAN OBAT ?

Remaja adalah kelompok potensial yang terjerumus dalam perilaku berisiko ngepil (lewat mulut) dan nyuntik (melalui suntikan). Remaja ngepil kebanyakan mulai dengan coba￾coba, yang akhirnya menjadi ketergantungan. Coba-coba ini dipengaruhi beberapa hal.

Adanya sikap individu yang berpotensi coba-coba seperti mudah frustrasi, tidak senang diatur, sulit bergaul, ingin dianggap hebat, agresif, eksperimental, mudah bosan, malas, dll. Atau malah sebaliknya seperti sikap solider terhadap kawan yang berlebihan tanpa pikir panjang

Adanya tren (kecenderungan) penggunaan obat tertentu sebagai citra remaja modern (contoh: penggunaan ekstasi akhir-akhir ini)

Hampir semua obat memiliki efek toleransi; semakin tinggi dosis akan berefek makin besar

Mudahnya obat didapat di sekitar tempat tinggal remaja, sementara pengawasan obat kurang efektif

BAGAIMANA TAHAPAN PENYALAHGUNAAN OBAT PADA REMAJA ?

Biasanya, remaja ngepil melalui tahap-tahap berikut ini.

Tahap pemakaian coba-coba

Tahap pemakaian insidental (kadang-kadang)

Tahap penyalahgunaan

Tahap ketergantungan

APA BAHAYA NGEPIL ?

Pengaruh obat secara umum sebagai berikut.

  • Ketergantungan (kejiwaan, tanpa kerusakan tubuh); tanpa minum obat tertentu, remaja yang bersangkutan sudah tidak mampu berprestasi sama sekali
  • Kecanduan: tubuhnya sudah terganggu, sehingga selalu memerlukan obat tersebut; umumnya remaja menjadi kurang peduli terhadap lingkungan, gangguan kepribadian dan mental, rasa percaya yang berlebihan, dll.
  • Kesehatan: pengaruhnya tergantung pada bahan kimia yang terkandung dalam obat tersebut; pada penggunaan obat bebas dan bebas terbatas (catatan: sebenarnya sebagian besar remaja “ditipu” untuk ngepil obat jenis ini) terjadi toleransi (obat tidak manjur bila dosisnya tak tinggi). 

Sementara itu, beberapa obat berbahaya dan narkotik bisa menimbulkan tidak normalnya koordinasi motorik, bicara cedal/bertele-tele, merusak jantung, ginjal, hati, saraf, dan organ-organ tubuh lainnya. Saat ini sering terjadi kematian mendadak akibat gagal jantung atau keracunan otak karena dosis obat yang terlalu tinggi. 

APA RISIKO NYUNTIK ?

Nyuntik memiliki bahaya sama dengan ngepil dalam tingkatan yang lebih parah karena:

Penyuntikan hampir selalu narkotik yang memiliki bahaya paling besar

Penyuntikan memiliki akibat yang lebih langsung ke dalam tubuh manusia

Penyuntikan umumnya lebih disukai jika menggunakan alat suntik dan jarum.

BAGAIMANA KITA MENDUGA SEORANG REMAJA BERADA DI BAWAH PENGARUH OBAT BERBAHAYA ?

Remaja yang sedang ngepil secara umum terlihat:

Lesu atau gelisah

Banyak keluar keringat

Kurang konsentrasi

Gerakan bergetar

Kelihatan ketakutan

Banyak minum air

Tanda-tanda tersebut sangat nyata pada pengguna ekstasi.

BAGAIMANA MEMBANTU REMAJA MENCEGAH DIRI DARI NGEPIL ATAU NYUNTIK ?

Kalau masih coba-coba atau insidental, bantulah agar ia:

Memiliki rasa malu, karena ngepil/nyuntik itu perilaku memalukan

Meninggalkan lingkungan ngepil/nyuntik

Aktif dalam kegiatan lain

Meningkatkan ibadah 

Yang terpenting adalah mengembangkan sikap percaya diri dan pengendalian diri yang kuat

Untuk remaja yang sudah tergantung atau mencandu, seyogianya berkonsultasi dengan petugas kesehatan atau ke tempat tempat rujukan.


MODUL VI: Masalah Kesehatan Seperti TBC dan Hepatitis-B

 

TOPIK 1: HEPATITIS-B

APAKAH HEPATITIS-B ITU?

Hepatitis-B merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh sejenis virus yang memiliki karakter mirip dengan HIV penyebab AIDS. Penyakit ini juga sebagai peradangan hati yang berbahaya dan dapat berkembang menjadi penyakit kronis serta menjadi salah satu penyebab timbulnya kanker hati dan sirosis (matinya sel-sel hati). 

Awalnya, penyakit ini menunjukkan gejala ringan serupa flu: tubuh lemas, cepat lelah, demam, sampai pada gejala berat seperti muntah-muntah, demam sangat tinggi, dan kemudian warna kulit menjadi kekuning-kuningan.

Pada keadaan berat terdapat gejala-gejala menurunnya fungsi hati, yang bisa berakhir dengan kanker. Atau jika “sembuh”, sel-sel hati mati dan menjadi sirosis. Apabila meluas, penyakit ini bisa menyebabkan gangguan penurunan fungsi hati seperti edema dan perdarahan lambung. Selain hepatitis-B, berkembang pula jenis baru hepatitis-C dan hepatitis-D yang memiliki tingkat kegawatan lebih tinggi daripada hepatitis-B.

BAGAIMANAKAH PROSES PENULARAN HEPATITIS-B?

Penularan virus hepatitis-B terjadi sama persis dengan penularan HIV, yakni berupa penularan langsung melalui darah atau produk-produk darah yang meliputi:
  • Sanggama
  • Transfusi darah dan penggunaan alat kedokteran yang kurang bersih.
  • Dari ibu hamil kepada janin yang dikandungnya. Yang patut diwaspadai adalah kegemaran penggunaan jarum suntik di kalangan masyarakat Indonesia.
BAGAIMANA CARA MENCEGAH DAN MENGOBATI HEPATITIS-B?

Hepatitis-B dapat dicegah dengan vaksinasi. Dengan cara ini, tubuh akan menghasilkan zat anti terhadap hepatitis-B yang disebut Anti-HBs. Tidak semua orang perlu divaksinasi. Seseorang yang sudah telanjur terkena virus hepatitis-B atau yang secara alamiah telah memiliki Anti-HBs tidak perlu mendapat vaksinasi. 

Selain itu, pencegahan yang sama juga harus dilakukan sebagaimana halnya dengan AIDS. Pola ABC (Abstinence bagi yang belum menikah, Be faithful, dan Condom dalam keadaan darurat) juga bisa diterapkan dalam mencegah penyebaran penyakit hepatitis-B.

Ada beberapa jenis obat yang dapat digunakan untuk melumpuhkan virus hepatitis-B pada stadium awal. Obat ini hanya bisa didapat dengan resep dokter.Jika sudah stadium lanjut, yang lebih penting adalah memelihara sel-sel hati yang masih baik agar dapat berfungsi normal. Makanan sehat juga membantu usaha tersebut.


TOPIK 2 : TUBERKULOSIS (TBC)

APAKAH TBC ITU?

TBC merupakan penyakit menahun dan menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang ditularkan lewat dahak yang menyebar ke udara. TBC dapat menyerang setiap orang. Namun, penyakit ini paling sering menghinggapi orang yang berusia 15-35 tahun–khususnya yang bertubuh lemah, kurang gizi, atau tinggal dengan penderita TBC.
 
TBC paling banyak menyerang paru-paru (saluran pernapasan). Namun, TBC juga bisa menjangkiti alat tubuh yang lain. Pada anak, TBC dapat menyebabkan peradangan selaput otak dan 
gangguan kulit. 

TBC menjadi kian penting karena semula semua orang mengira penyakit ini sudah mulai menghilang dari Indonesia. Ternyata akhir-akhir ini penderita TBC menjadi semakin banyak. Para penderita AIDS di beberapa negara Asia banyak yang meninggal karena TBC. Ini akibat menurunnya daya tahan tubuh orang yang diserang AIDS tersebut.

BAGAIMANAKAH TANDA DAN GELAJA SESEORANG PENGIDAP TBC?

  • Seseorang pengidap TBC menunjukkan tanda dan gejala sebagai berikut.
  • Batuk lebih dari empat minggu, meski sudah minum obat biasa
  • Batuk menahun dan berlendir (pada stadium lanjut berdarah) 
  • Panas ringan pada sore hari dan malamnya berkeringat 
  • Terasa nyeri pada dada dan punggung atas
  • Menjadi kurus
  • Kulit pucat
  • Suara menjadi parau/serak
  • Dalam stadium lanjut, berbagai infeksi dapat disebabkan oleh kuman TBC–termasuk infeksi kulit, selaput paru, otak, jantung, dan berbagai organ tubuh penting lain.
BAGAIMANAKAH CARA MENCEGAH DAN MENGOBATI TBC?

Cara pencegahan
  • Vaksinasi Bacilus Calmette Guirin (BCG) bagi bayi sedini mungkin
  • Makan makanan yang banyak mengandung protein dan vitamin
  • Makan dan istirahat yang teratur
  • Menjaga kebersihan lingkungan
  • Memeriksakan kesehatan secara teratur
  • Menghindari berdekatan napas dengan penderita TBC
Cara pengobatan
Sebenarnya, berbagai obat sudah ditemukan sebagai pembasmi TBC yang manjur–termasuk INH, streptomisin, etambutol, PAS, dan ripamfisin. Masalahnya, obat-obat tersebut harus diminum dalam jangka panjang secara terus-menerus tanpa berhenti. Ini yang biasanya tak dilakukan penderita dengan baik. Dengan demikian, penyakit yang diderita tidak bisa sembuh secara total. Makanan yang baik dan sehat serta istirahat yang cukup juga membantu penyembuhan penyakit ini.


MODUL V: Masalah Kesehatan Mengenai HIV dan AIDS

 


APAKAH AIDS ITU?

Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) adalah kumpulan gejala penurunan kekebalan tubuh, sehingga tubuh menjadi rentan terhadap penyakit lain yang mematikan. Penyakit ini disebabkan oleh virus (jasad sub-renik) yang disebut Human Immunodeficiency Virus (HIV). 

BAGAIMANAKAH HIV MELEMAHKAN SISTEM KEKEBALAN TUBUH?

Sasaran penyerangan HIV adalah sistem kekebalan tubuh, terutama sel-sel limfosit T4. atau disebut juga CD4-T. Selama terinfeksi, limfosit menjadi media pengembangbiakan virus. Jika sel-sel limfosit T4 mati, virus akan dengan bebas menyerang selsel limfosit T4 lainnya yang masih sehat. Akibatnya, daya tahan tubuh akan semakin menurun. Akhirnya, sistem kekebalan tak mampu melindungi tubuh. Ini akan membuat kuman penyakit infeksi lain (kadang disebut infeksi oportunistis/infeksi mumpung) akan masuk dan menyerang tubuh penderita. Bahkan, kuman-kuman lain yang jinak tiba-tiba bisa menjadi ganas. Jika sudah begitu, penderita bisa saja meninggal karena TBC, diare, kanker kulit, infeksi jamur, dll.


TOPIK 2 : BAGAIMANA CARA MENGETAHUI SESEORANG MENGIDAP HIV?

Sejak tertular sampai dengan mendapat infeksi oportunistis, tidak mudah menyatakan seseorang mengidap HIV hanya dengan melihat secara fisik. Penyakit ini secara dini hanya bisa diketahui jika dilakukan dengan pengujian di laboratorium. Pengujian dilakukan dengan mengukur adanya zat anti (antibodi) dalam darah penderita. Dalam hal ini, seseorang yang tertular HIV melampaui tahapan (atau stadium) sebagai berikut.

  • Stadium Inkubasi

Virus menginfeksi tubuh dan bersembunyi dalam sel darah putih. Umumnya, belum ada gejala apa-apa. Sebagian orang mungkin merasa lelah, kehilangan selera makan, sedikit pembengkakan pada kelenjar getah bening (di ketiak, leher, dan paha). Pada masa ini, HIV dalam darah belum dapat ditentukan. Namun, penderita sudah bisa menularkan HIV ke orang lain.

  • Stadium Awal (Window Period)

Sesudah 3-6 bulan, baru pemeriksaan darah tersebut akan menunjukkan tanda HIV positif atau disebut seropositif. Artinya, dalam tubuh orang tersebut telah terbentuk zat anti (antibodi) terhadap virus HIV. Seseorang yang seropositif HIV kemungkinan akan tetap sehat atau hanya menderita tanda atau gejala sakit biasa. Penderita kadang hanya mengalami pembengkakan kelenjar getah bening, penurunan berat badan, berkeringat, diare, dan beberapa infeksi ringan.

  • Stadium Tenang

Masa ini umumnya berjalan sekitar 2-10 tahun (rata-rata 5 tahun). Pada masa ini, penderita secara fisik mungkin kelihatan normal atau hanya sakit ringan yang umum. Namun, secara perlahan, HIV akan menghancurkan sistem kekebalannya.perlahan, HIV akan menghancurkan sistem kekebalannya.

  • Stadium AIDS (Full Blown)

Pada masa ini, virus akan menghancurkan sebagian besar atau seluruh sistem kekebalan tubuh sehingga mulai tampak adanya infeksi oportunistis. Contohnya adalah radang paru paru, kanker kulit, TBC, penyakit saraf, penyakit saluran pencernaan, dan berbagai kanker lainnya. Penyakit-penyakit ini sulit disembuhkan. Umumnya, jika keadaan penderita semakin memburuk, penyakit tersebut bisa menyebabkan kematian. 

Sebenarnya, pemeriksaan darah bukan untuk menentukan seseorang terkena HIV atau tidak. Penelitian ini untuk menemukan serum anti terhadap HIV yang masuk ke dalam darah. Itu sebabnya dalam stadium inkubasi, pada saat serum anti belum terbentuk, pemeriksaan darah tidak diketahui adanya penularan. Namun ternyata HIV sudah ada dalam darah dan bisa menyebar ke orang lain.


TOPIK 3 : PENULARAN HIV dan AIDS



BAGAIMANA HIV DAPAT DITULARKAN?

Jika seseorang telah seropositif terhadap HIV, dalam tubuhnya telah mengandung virus tersebut. HIV yang paling besar terdapat dalam darah, cairan vagina, air mani, dan produk darah lainnya. Apabila sedikit darah atau cairan tubuh lain dari pengidap HIV berpindah secara langsung ke tubuh orang lain yang sehat, ada kemungkinan orang itu akan tertular AIDS. 

Cara penularan yang paling umum melalui sanggama, transfusi darah, jarum suntik, dan kehamilan. Penularan melalui ludah, kotoran, keringat, dll. secara teoretis mungkin saja bisa terjadi. Namun, kemungkinannya sangat kecil.

  • Penularan lewat sanggama

Pemindahan yang paling umum dan paling sering terjadi adalah melalui hubungan seksual. Di sini HIV dipindahkan melalui cairan sperma atau cairan vagina. Adanya luka pada pihak penerima akan memperbesar kemungkinan penularan. Itulah sebabnya pelaku sanggama yang tidak wajar (lewat dubur terutama), yang cenderung lebih mudah menimbulkan luka, memiliki kemungkinan lebih besar untuk tertular HIV.

  • Penularan lewat transfusi darah

Jika darah yang ditranfusikan telah terinfeksi oleh HIV, virus itu akan menyebar ke orang lain melalui darah. Ini akan membuat orang tersebut terinfeksi HIV. Risiko penularan melalui transfusi darah ini terjadi hampir 100%.

  •  Penularan lewat jarum suntik

Model penularan lain secara teoretis dapat terjadi melalui akupunktur (penggunaan tusuk jarum), tato, dan tindik. Penularan ini juga terjadi pada penggunaan alat suntik atau injeksi.yang tidak steril yang sering dipakai para pengguna narkoba dan juga suntikan oleh petugas kesehatan liar.

  • Penularan lewat kehamilan

Jika ibu hamil terinfeksi HIV, virus tersebut bisa menular ke janin yang dikandungnya melalui plasenta. Risiko penularan ibu hamil ke janin yang dikandungnya berkisar 20%-40%. Risiko ini mungkin lebih besar kalau sang ibu sudah mencapai stadium kesakitan AIDS (full blown).

BAGAIMANA HIV TIDAK DITULARKAN?

Dari penjelasan sebelumnya, kita telah mengetahui apa saja yang membuat HIV bisa tertular. Berikut ini adalah beberapa kegiatan bersama penderita tapi tidak berpotensi tertular virus tersebut.

Berjabat tangan dengan para penderita AIDS

Memberikan P3K dengan prosedur yang benar

Bermain bersama dengan pengidap HIV

Berciuman tanpa kontak cairan mulut atau darah dari luka 

Tidur bersama penderita AIDS

Digigit nyamuk atau serangga

Bertukar pakaian atau barang lain milik pengidap HIV 

Berak atau kencing di WC umum

Berenang bersama dengan para penderita AIDS

Anak yang digendong oleh pengidap AIDS

Naik bus yang penuh sesak dengan para penderita AIDS

Percikan ludah, batuk, atau bersin dari penderita AIDS

Merawat pengidap AIDS sesuai dengan prosedur

Makan dan minum bersama dengan pengidap AIDS.


TOPIK 4: PERLINDUNGAN TERHADAP AIDS

BAGAIMANA MELINDUNGI DIRI DARI PENULARAN AIDS?

Secara mudah, perlindungan dari AIDS dilakukan dengan ABC.

  • [A]: Abstinence alias puasa bagi remaja yang belum menikah. 

Jangan dekat-dekat dengan sanggama. Jauhkan diri dari zina. Onani atau masturbasi merangsang diri sendiri sehingga puas (orgasme) sebenarnya kurang baik. Namun, risikonya paling kecil. Jadi, dalam keadaan yang benar-benar tidak kuasa menahan diri dan tak mampu berpuasa, onani dapat dijadikan jalan keluar. Asal jangan menjadi kebiasaan.

  • [B]: Be faithful alias setia pasangan hidup bagi mereka yang sudah menikah.
Hanya bersanggama dengan pasangan setianya. Sebagian besar satu suami dengan satu istri. Dalam keadaan khusus, seorang suami bisa beristrikan dua hingga empat. Yang penting, kesetiaan dari semua pihak, baik istri maupun suami.

  • [C] Condom alias kondom
Bagi mereka yang berada dalam keadaan-keadaan khusus seperti para suami atau remaja yang tidak kuat puasa atau setia (ataupun onani) dan masih terdorong melakukan zina. 

Dalam keadaan darurat, misalnya pasangan suami istri yang salah satunya menderita PHS ataupun AIDS, pemakaian kondom amat dianjurkan untuk mencegah penularan penyakit kepada pasangan. Tambahan perlindungan yang sangat penting. Hindari transfusi darah. Jika terpaksa melakukan tranfusi, yakinkan bahwa darah yang dipakai telah diperiksa oleh Unit Kesehatan Transfusi Darah (UKTD) PMI sebagai darah bebas HIV (juga bebas hepatitis, malaria, dan sifilis).

  • Hindari suntik-menyuntik. 
Sebagian besar obat sama atau lebih efektif diminum daripada disuntikkan. Jika terpaksa disuntik, yakinkah jarum dan tabung suntiknya baru dan belum dipakai orang lain.

  • Berhati-hatilah dalam menolong orang luka dan berdarah. 

Gunakan prosedur P3K yang baku dan aman.

  • Bila ada suatu tanda atau gejala yang meragukan, secepatnya periksa ke dokter.


TOPIK 5: SANTUNAN TERHADAP PENDERITA AIDS

BAGAIMANA SEBAIKNYA SIKAP KITA TERHADAP PENGIDAP HIV dan AIDS?

Semua harus bersikap biasa (tanpa membedakan) seperti sikap kita terhadap orang sehat atau penderita penyakit lain. Semua hal dapat dilakukan bersama penderita, kecuali kegiatan yang menyebabkan adanya pemindahan/kontak darah (cairan tubuh lain) dari pengidap HIV dan AIDS kepada orang lain. 

Sikap membedakan, apalagi memusuhi, akan menyebabkan penderita tertekan. Akibatnya, mereka bisa saja terdorong untuk menularkan penyakit secara tak bertanggung jawab. Maka dari itu, penderita HIV dan AIDS membutuhkan dukungan agar mereka memiliki kepercayaan diri dan mampu berbuat banyak bagi masyarakat. 

Cara membantu penderita AIDS

  1. Bangkitkan kepercayaan mereka dan berilah dukungan serta kasih sayang. 
  2. Katakan bahwa mereka masih bisa berbuat apa saja seperti sebelumnya. Satu-satunya perbedaan adalah mereka harus memakai kondom kalau melakukan sanggama. 
  3. Berilah pemahaman terhadap masalah yang mereka hadapi dan cara mengatasinya.
  4. Jangan merasa tertekan secara berlebihan karena semua orang pasti diberi cobaan. 
  5. Harus pasrah kepada Allah dan tabah menghadapinya. 
  6. Tak perlu menyesali diri berlebihan. 
  7. Lebih baik sering mendekatkan diri kepada Tuhan dengan memperbanyak doa dan ibadah agama.
  8. Tidak perlu merasa kehilangan hak mendapat pelayanan dan perawatan dari orang lain. 
  9. Jalinlah komunikasi untuk berbagi rasa secara terbuka dan jujur.

Cara membantu keluarganya

Terimalah anggota yang menderita AIDS secara wajar. Jangan dibedakan, jangan ditakuti, dan jangan disingkiri. Namun juga jangan dilebih-lebihkan. Dalam semua hal, berbuatlah seperti biasa.  Yang juga penting adalah besarkan jiwanya. Ajak penderita meningkatkan ibadah dan melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat. 

BAGAIMANAKAH MERAWAT PENDERITA HIV dan AIDS?

Untuk bisa merawat pada para penderita HIV dan AIDS, pertama-tama kita coba untuk membayangkan diri kita sendiri sebagai pengidap penyakit tersebut. Dengan mengetahui mana aktivitas yang berisiko menularkan HIV dan AIDS dan mana yang tidak, kita akan siap memperlakukan para penderita secara wajar. Yang perlu diingat, kita harus tetap memperhatikan prosedur P3K ketika melakukan perawatan kepada penderita. 

Penderita AIDS dalam stadium berat perlu dirawat oleh tenaga kesehatan yang berpengalaman. Untuk perawatan di rumah bagi penderita yang tidak berat harus dilakukan dengan hati-hati agar tak tertular. 

Penggunaan prosedur P3K yang aman adalah sebagai berikut. 

Gunakan sarung tangan dan celemek untuk perawatan

Cucilah tangan setiap habis tugas

Pakaian kotor dan berdarah harus dicuci dengan air panas

Sikat gigi dan alat cukur jangan digunakan bergantian

Hindari kontak langsung jka Anda punya luka.

BAGAIMANA CARA MENGOBATI AIDS? APA ITU OBAT ANTIRETROVIRAL?

Anggapan AIDS tidak ada obatnya adalah salah. Sebagian besar infeksi oportunistis dapat diobati,  Saat ini sudah ada obat yang dapat memperlambat kegiatan HIV menginfeksi sel yang masih sehat. Obat ini disebut sebagai obat antiretroviral

Dalam mengonsumsi obat HIV tidak boleh dengan satu jenis obat saja. Sedikitnya kita harus memakai kombinasi dua jenis obat. Agar terapi ini dapat efektif untuk jangka waktu lama, sebaiknya kita memakai kombinasi tiga obat. Terapi ini disebut sebagai terapi antiretroviral atau ART.

BERAPA HARGA ARV?

ARV dulu memang sangat mahal. Namun, belakangan ini, harganya terus menurun. Pada Oktober 2003, harga kombinasi tiga obat generik sebesar Rp 300.000 per bulan dan ada kemungkinan akan turun lagi. Meski begitu, harga ini masih di luar kemampuan sebagian besar penderita AIDS.

KAPAN SEORANG PENDERITA HIV PERLU DIOBATI DENGAN ARV?

Jika masa AIDS telah tiba, hal ini dapat dilihat dari jumlah CD4 yang mencapai angka di bawah 200.CD4. Kerusakan yang disebabkan infeksi HIV adalah sel darah putih yang disebut sel CD4 (adalah bagian dari sel limfosit). Sel ini sangat penting bagi sistem kekebalan tubuh. Jika jumlahnya kurang, sistem tersebut menjadi terlalu lemah untuk melawan infeksi.

BAGAIMANA MENGHITUNG JUMLAH CD4 ?

Untuk mengetahui jumlah CD4 hanya bisi dilakukan melalui tes darah khusus. Jumlah CD4 normal pada saat sehat adalah 500-1.000. Setelah terinfeksi HIV, jumlah ini biasanya turun terus. Jadi, jumlah ini mencerminkan kesehatan sistem kekebalan tubuh.

KAPAN MASA AIDS ITU ?

Masa AIDS tiba ketika jumlah CD4 lebih kecil dari 200. Pada tahap ini, status sistem kekebalan tubuh dapat dikatakan rusak dan membuat infeksi oportunistis (IO) akan menyerang tubuh. Untuk mempertahankan jumlah CD4 dalam batas normal, pengidap HIV dapat mengonsumsi ARV.

DIMANA KITA DAPAT MELAKUKAN TES CD4 ?

Di Indonesia, sarana tes CD4 belum tersedia secara luas dan biayanya sangat mahal. CD4 ini termasuk golongan sel darah putih atau yang dikenal dengan istilah limfosit. Dengan mengetahui jumlah limfosit dalam darah, kita bisa melihat status kesehatan seseorang. Jumlah limfosit ini dapat diketahui dengan melakukan tes yang disebut total lymphocyte count (TLC). Tes ini relatif murah dan dapat dilakukan di hampir setiap laboratorium. Jumlah TLC untuk orang sehat adalah 2.000. (TLC 1.000-1.250 biasanya sebanding dengan CD4 kurang lebih 200).

BERAPA KALI ORANG HIV POSITIF MELAKUKAN TES CD4/TLC ?

Orang HIV positif diajurkan untuk melakukan tes CD4/TLC setiap enam bulan sekali.

Catatan :

Tidak selalu jumlah CD4/TLC rendah menunjukkan kualitas kesehatan seseorang turun. Hal ini sangat dipengaruhi oleh kondisi kejiwaan seseorang dan mutu hidup yang baik.

BISAKAH KITA MENGETAHUI JUMLAH VIRUS HIV ?

Bisa. Dengan melakukan tes viral load, kita dapat mengetahui jumlah virus HIV dalam tubuh seseorang. Tes ini merupakan kebalikan dari tes CD4/TLC. Jika jumlah viral load makin sedikit, status kesehatan seseorang akan semakin baik. 

 

 "Orang dengan HIV dan AIDS tidak perlu ditakuti. Mereka adalah orang-orang seperti kita semua, dan masing-masing memiliki kisah untuk diceritakan. Orang-orang ini harus dibantu, dipeluk, dan tidak diberhentikan. Kita perlu membuka hati dan pikiran kita kepada mereka, dan kita mungkin belajar bahwa kita semua sama." - Lisa Lampanelli

💗💗💗

MODUL IV : Edukasi Kesehatan Reproduksi

TOPIK 1: ALAT DAN FUNGSI REPRODUKSI

APAKAH FUNGSI REPRODUKSI?

Reproduksi merupakan kemampuan seseorang dalam memiliki keturunan 

BAGAIMANAKAH ALAT DAN FUNGSI REPRODUKSI PADA PRIA ?

Sistem reproduksi pria berfungsi untuk memproduksi dan menyimpan, serta mengantarkan sperma untuk membuahi sel telur. Sedangkan, sistem reproduksi wanita memiliki fungsi untuk memproduksi sel telur dan menyediakan tempat untuk janin selama kehamilan. Kedua fungsi tersebut saling melengkapi dalam proses reproduksi.

BAGAIMANAKAH ALAT DAN FUNGSI REPRODUKSI PADA WANITA?

Fungsi utama dari organ reproduksi wanita adalah memproduksi sel telur dan tempat pembuahan. Ovarium (indung telur) menghasilkan sel telur (oosit). Sel telur ini akan diangkut menuju tuba falopi, yaitu tempat pembuahan dengan sperma.

BAGAIMANA PROSES KEHAMILAN PADA WANITA?

Kehamilan terjadi setelah sel telur matang berhasil dibuahi oleh sperma. Maka dari itu, proses kehamilan akan terjadi setelah suami istri berhubungan intim. Sel telur yang sudah matang memiliki masa hidup selama 24 jam


TOPIK 2: PACARAN DAN SANGGAMA

APAKAH PACARAN ITU ?

Pacaran adalah persahabatan pria dengan wanita yang di-dasari rasa cinta yang berkelanjutan sampai ingin menjalin hubungan suami istri.


BAGAIMANAKAH PACARAN YANG AMAN DAN SEHAT ?

Dari sisi agama, pacaran yang aman dan sehat adalah pacaran yang tidak melanggar kaidah agama, yakni tak melakukan kegiatan yang menimbulkan syahwat atau keinginan melakukan sanggama.

Dari sudut kehidupan remaja, pacaran yang aman dan sehat adalah pacaran yang tidak menimbulkan kerugian saat ini dan masa depan remaja, termasuk hamil di luar nikah dan tertular penyakit


BAGAIMANA SIKAP REMAJA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN BILA MANA BERPACARAN ?

Untuk mencegah terjadinya “kecelakaan” disarankan agar para remaja, khususnya remaja putri, menjaga jangan sampai terlena. Pacaran menjadi salah besar apabila tujuannya hanya sebagai pemuas nafsu syahwat atau sekadar gagah-gagahan untuk menyombongkan diri. Terkadang, remaja laki-laki melakukan sanggama sekadar untuk menunjukkan kelaki-lakiannya.

APAKAH SANGGAMA ITU?

Sanggama adalah hubungan seksual atau kadang hanya disebut seks. Ada juga yang menyebut penetrasi atau penembusan. Sanggama merupakan kegiatan terpuji yang hanya boleh dilakukan sepasang suami istri yang sah yang saling mencintai untuk melanjutkan keturunan. Tujuannya jelas, yakni melestarikan manusia di bumi ini. Sanggama menjadi kehilangan arti mulia, kemudian berubah menjadi dosa, jika dilakukan hanya untuk mencari kenikmatan sesaat. 

BAGAIMANAKAH KONDOM DAPAT MENCEGAH KEHAMILAN?

Jika salah satu sedang menderita sakit, misalnya penyakit hubungan seksual, hepatitis, atau AIDS, penggunaan kondom diantara suami istri sangat dianjurkan agar penyakit yang diderita salah satu dari mereka tidak menular kepada yang lain.

BAGAIMANA TINDAKAN REMAJA AGAR TIDAK TERJERUMUS DALAM DOSA SANGGAMA ?

Tindakan remaja yang paling penting ialah sikap keras dan pengendalian diri yang teguh untuk menjaga perilaku dari risiko-risiko yang bisa merusak masa depan.


TOPIK 3: KEHAMILAN DINI DAN ABORSI

 APAKAH KEHAMILAN DINI ITU ?

Kehamilan dini adalah kehamilan yang terjadi terlalu dini pada remaja. Dalam keadaan ini, mereka belum siap secara fisik, mental, dan sosial untuk mengandung serta melahirkan bayi.

BAGAIMANA AKIBAT KEHAMILAN DINI BAGI REMAJA ?

Kehamilan dini di kalangan remaja mengandung beberapa risiko negatif. Secara fisik, si ibu masih dalam taraf pertumbuhan. Kehamilan pada usia ini dapat menyebabkan cacat atau ketidaksempurnaan pada janin yang dikandungnya. Atau, bisa jadi bayi kurang gizi dan mudah sakit. Kondisi kesehatan ibu muda ini juga sangat rentan terhadap berbagai penyakit yang akan mengganggu tumbuh kembangnya sendiri.

BAGAIMANAKAH KEHAMILAN DINI DAPAT MENDORONG TERJADINYA ABORSI ?

Para remaja akan melakukan aborsi jika mereka takut akan terkena tekanan mental baik dari keluarga maupun lingkungan. Banyak juga yang melakukannya karena menganggap kehamilan tersebut bisa menghambat cita-cita mereka. Pada umumnya, aborsi dilakukan secara gelap (ilegal) dengan bantuan dukun, bidan, ataupun dokter. Ini karena aborsi dilarang oleh undang-undang.


TOPIK 4: INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS)

APAKAH JENIS-JENIS INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) YANG UMUM TERJADI DI INDONESIA?

1. GO (GONOROE) ATAU KENCING NANAH

Penyakit ini disebabkan oleh kuman gonokokus. Masa tunasnya sekitar 1-5 hari.

Tanda/Gejala: 

- Mulai rasa gatal pada penis

- Keluar nanah dan akhirnya penis menjadi luka

- Pada wanita sering tanpa gejala. Jika sudah gawat, akan terjadi 

radang kelenjar di labia mayor.

- Apablia tertular pada bayi, penyakit ini bisa menyebabkan ke-

butaan. 

Pengobatan:

Dengan menggunakan penisilin dan antibiotik lainnya, penyakit ini bisa sembuh total.

2. SIFILIS (RAJA SINGA)

Penyebabnya adalah Treponema pallidum. Penyakit ini masa tunasnya sekitar 2-4 minggu.

 Tanda/Gejala: 

- Tahap 1: luka di kemaluan tapi hilang dalam beberapa hari

- Tahap 2: demam dan sakit kelenjar

- Tahap 3: (beberapa tahun) benjolan di kulit, pelunakan tulang, 

serta kerusakan saraf dan otot (jalannya seperti ayam jantan)

Pengobatan:

Jika pengobatan dilakukan sedini mungkin menggunakan penisilin dan antibiotik lainnya, penderita dapat sembuh total. Namun apabila terlambat, penyakit ini tidak bisa diobati.

3. AIDS

(Penyakit ini akan dibahas tersendiri di Modul V).

4. INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) LAIN

Penyakit IMS lain umumnya tidak berbahaya.

5. ULKUS MOLLE

Penyakit ini disebabkan kuman hemofilus. Gejalanya biasanya terjadi banyak benjolan merah dan sakit di sekitar kemaluan.

6. LIMFOGRANULOMA VENEREUM

Penyebabnya adalah virus. Gejalanya berupa benjolan kecil di sekitar kemaluan, mudah pecah, dan mudah menyebar ke mana-mana. 

7. HERPES GENITALIS

Penyakit ini disebabkan virus Herpes, berupa gelembung berair di sekitar kemaluan. Virus ini mudah ditulari penyakit lain yang bisa membahayakan.

8. KONDILOMA AKUMINATA

Penyebabnya adalah virus. Penyakit ini menimbulkan banyak kutil di sekitar kemaluan.

9. KANDIDIASIS GENETALIS

Penyebabnya adalah jamur Candida albicans pada alat kelamin.

10. TRIKOMONIASIS

Penyakit ini disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis. Parasit ini menyerang saluran kemih.

BAGAIMANA REMAJA DAPAT MENCEGAH DIRI DARI INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) ?

Bagi sebagian besar remaja yang belum menikah, hanya ada satu cara: MENGHINDARI SANGGAMA. Dimulai dengan menjauhkan diri dari suasana dan tindakan yang menjurus ke arah terjadinya hubungan seksual yang tidak sah.


TOPIK 5: KELUARGA BERENCANA (KB)

APA MAKNA KELUARGA BERENCANA (KB) ?

KB adalah ikhtiar manusia untuk mengatur keluarga agar bahagia dan sejahtera, baik di dunia maupun di akhirat kelak sesuai dengan tugas dan kewajiban manusia menurut agama masing-masing. 

APAKAH KAIDAH PELAKSANAAN KB ?

Pengaturan KB dititikberatkan dengan cara menentukan kapan suatu keluarga siap mempunyai anak pertama.

Dalam arti biologis: alat-alat tubuhnya sudah cukup matang untuk hamil, melahirkan, dan menyusui si buah hati. 

Dalam arti ekonomi: keluarga cukup punya persiapan dari segi finansial untuk merawat ibu hamil dan bayinya kelak. 

Dalam arti psikologis: kejiwaan wanita siap menjadi ibu dan kejiwaan laki-laki untuk menjadi ayah. 

Yang terpenting, dalam arti sosial-moral: sesudah pernikahan. Kesiapan tersebut ini terjadi pada umur 20 tahun ke atas. Pada masa itulah pasangan bisa dikatakan “matang” untuk melangsungkan pernikahan.

Selanjutnya adalah jarak kelahiran antara anak pertama dan kedua. Ini tentu saja harus memperhatikan kesanggupan ibu untuk hamil dan melahirkan lagi sesudah pulih dari kehamilan yang pertama.

APA SAJA MACAM TEKNIK KB ITU ?

Teknik KB dikelompokkan sebagai berikut :

Pencegahan bersatunya sperma dengan telur

- Berpuasa (abstinence)

- Penggunaan kondom 

- Pengeluaran sperma di luar vagina

Pencegahan pembuahan saat sperma dan telur bersatu

- Penggunaan alat KB dalam rahim (AKDR atau IUD: 

Pencegahan pematangan telur pada wanita

- KB hormonal: pil KB 

- Suntik KB

- Susuk KB.

Penutupan saluran pengeluaran sperma/telur (sterilisasi)

- Pada pria: dengan vasektomi; dilakukan dengan cara menutup saluran reproduksi (vas deferens)

- Pada wanita: dengan tubektomi; dengan menutup saluran reproduksi (tuba falopii).

APA REMAJA (PRA NIKAH) BOLEH BER-KB ?

Dengan pentingnya KB sebagai pengatur keluarga, semua orang–baik yang masih anak-anak maupun dewasa–sebaiknya mengetahui program tersebut supaya mereka melakukan KB ketika sudah menikah. Para remaja juga bisa melakukan KB. Namun, yang dipilih adalah teknik tanpa penetrasi seks yang disebut abstinence atau puasa.

MODUL III: Penjelasan Lengkap Tentang Gender

 

TOPIK 1: SEKS dan GENDER

APAKAH SEKS ITU?

Seks atau jenis kelamin merupakan karakteristik biologis-anatomis (khususnya sistem reproduksi dan hormonal) diikuti dengan karakteristik fisiologis tubuh yang menentukan seorang laki-laki atau perempuan. 

Laki-laki 

-Memiliki penis, testis, dan memproduksi sperma.

Perempuan : punya vagina, rahim, melahirkan, dan menyusui.

Alat-alat tersebut berlaku untuk jangka waktu selamanya, di mana saja, dan secara fungsi tidak dapat dipertukarkan.

APAKAH GENDER ITU?

GENDER

Secara mendasar, konsep gender berbeda dengan seks. Gender merupakan sifat yang melekat pada kaum laki-laki atau perempuan yang dikonstruksikan secara sosial ataupun kultural. Ada pula yang mengartikannya sebagai pembagian peran dan tanggung jawab baik laki-laki maupun perempuaan yang ditetapkan masyarakat ataupun budaya.

Karakteristik yang berlawanan antara laki-laki dan perempuan:

Laki-laki:

  • Maskulin 
  • Rasional 
  • Tegas 
  • Agresif
  • Objektif
  • Kasar 

Perempuan:

  • Feminin
  • Emosional
  • Fleksibel 
  • Agresif 
  • Pasif
  • Subjektif
  • Lembut

Padahal, sebenarnya, karakteristik tersebut bisa berubah dan dapat dipertukarkan. Artinya, perempuan bisa memiliki sifat maskulin dan tegas. Sebaliknya, laki-laki juga ada yang bersifat feminin dan lembut.Perbedaan yang mendasar antara seks dan gender:

  • Seks

  1. Tidak bisa berubah
  2. Tidak bisa dipertukarkan
  3. Berlaku sepanjang masa
  4. Berlaku di mana saja
  5. Berlaku bagi siapa saja
  6. Ditentukan oleh Tuhan atau kodrati
  • Gender

  1. Bisa berubah
  2. Bisa dipertukarkan
  3. Bergantung masa
  4. Bergantung budaya masing-masing
  5. Berbeda antara satu golongan dan yang lain


TOPIK 2 : PERAN GENDER

Perbedaan jenis kelamin melahirkan perbedaan gender termasuk perbedaan peran. Inilah yang memunculkan istilah yang disebut sebagai peran kodrati dan peran gender. Peran kodrati adalah peran yang muncul berdasarkan jenis kelamin dan tidak dapat dipertukarkan.

Peran gender adalah peran yang muncul berdasarkan norma yang ada dalam diri dan masyarakat serta tidak berhubungan dengan jenis kelamin sehingga dapat dipertukarkan. 


TOPIK 3: KETIDAKADILAN GENDER

APAKAH KETIDAKADILAN GENDER ITU ?

Ketidakadilan gender adalah berbagai tindak diskriminasi yang bersumber pada keyakinan gender.

Bentuk Ketidakadilan Gender

  • Marginalisasi : peminggiran/pemiskinan ekonomi
  • Subordinasi : anggapan/perlakuan bahwa perempuan tidak penting (nomor dua)
  • Stereotipe: pelabelan/stigma
  • Violence: kekerasan
  • Diskriminasi : pembedaan
  • Multi-Berden : beban kerja lebih panjang dan banyak

Bentuk-bentuk ketidakadilan gender tersebut tak bisa dipisah.kan karena satu sama lain saling berkaitan dan mempengaruhi.

MODUL II: Norma Sosial dan Perilaku Beresiko

 


TOPIK 1: NORMA SOSIAL

APAKAH NORMA SOSIAL ITU ?

Norma sosial ialah serangkaian peraturan yang disepakati bersama untuk dipelihara, dijaga, dan ditaati oleh semua anggota suatu masyarakat.

Norma bisa bersumber dari:

  •  Agama
  •  Undang-undang atau peraturan negara
  •  Adat dan kebiasaan serta kesepakatan masyarakat

APA KEWAJIBAN REMAJA TERHADAP NORMA SOSIAL ?

Setiap masyarakat di suatu wilayah bisa memiliki adat dan ke­￾biasaan yang berlainan. Inilah yang membuat norma sosial bisa berbeda dari satu masyarakat ke masyarakat lain. Namun yang lebih penting adalah kemauan dan kesanggupan masyarakat untuk menjaga dan melestarikan norma tersebut.

Hubungan lain jenis, apalagi yang terkait dengan hubungan seksual, merupakan hal yang sangat diperhatikan dalam norma sosial. Untuk itu, para remaja layak memberi perhatian yang lebih terhadap norma tersebut. Usahakan agar jangan sampai melanggar norma.

APA KONSEKUENSI SESEORANG APABILA MELANGGAR NORMA SOSIAL ?

Jika norma yang dilanggar juga merupakan norma tertulis yang dituangkan dalam bentuk undang-undang, pelanggarnya akan diancam hukuman oleh negara. Apabila norma yang dilanggar juga merupakan kaidah agama, para pelaku akan terkena sanksi sesuai dengan agama masing-masing, baik sanksi di dunia maupun di akhirat kelak.


TOPIK 2: PERILAKU BERISIKO

APAKAH PERILAKU ITU ?

Perilaku ialah keseluruhan tindakan manusia yang didasari atas pengetahuan (atau ketidaktahuan), sikap, dan tindakan. 

BAGAIMANA SUATU PERILAKU DIKATAKAN BERISIKO ?

Perilaku yang dikategorikan BERISIKO, apabila perilaku itu bisa berpeluang mendatangkan kerugian. Kalau tidak menimbulkan kerugian saat ini, paling tidak perilaku itu bisa mendatangkan musibah pada masa mendatang. Ini dapat menimbulkan kerugian terhadap diri sendiri ataupun orang lain. Kerugian ini bisa berupa material, fisik, harga diri, rasa malu, kehilangan kesempatan, kehilangan masa depan, dan seterusnya.

APA SAJA CONTOH PERILAKU YANG BERISIKO ?

Beberapa perilaku seksual memiliki peluang yang sangat tinggi dan bisa menimbulkan berbagai kerugian kedua belah pihak yang melakukannya. Perilaku tidak aman itu antara lain seks sebelum nikah, gonta-ganti pasangan, sanggama dubur atau mulut, dan berbagai hubungan seksual tidak normal lainnya. 

Dalam hal ini, masturbasi sebagai jalan keluar sementara bisa saja dikatakan tidak berisiko atau risikonya belum jelas. Namun, jika dilakukan terlalu sering, perilaku ini bisa menimbulkan risiko ketergantungan.